astraracing.com

My WordPress Blog

Keberhasilan sebuah film sanggup ditentukan oleh banyak sekali faktor. Pemain, alur dongeng dan dongeng yang berbasis dari kisah aktual juga sanggup menciptakan sebuah film naik namanya ke permukaan. Tentu bagi sutradara secara umum, menciptakan film populer menjadi tujuan. Kejelian sutrada pula dalam mengemas sebuah tontonan, menjadi sebuah alasan kenapa ia sanggup menciptakan film tersebut sukses di pasaran.

Namun di satu sisi ada sebuah elemen pendukung yang menciptakan film mendapatkan reputasi lebih selain alur dongeng dan pemain, yakni kontroversi. Yap, kontroversi yang mendapatkan respon penonton sesaat sebelum film tersebut tayang menciptakan film ini dikenal. Beberapa kontroversi yang terjadi baik sebab bencana ketika proses syuting maupun sebab mengangkat hal sensitif yang mengundang keresahan banyak orang.

Kira-kira film apa saja yang berbau kontroversi hingga dikenal banyak orang?

The Passion of the Christ Mendapatkan Penobatan Film Kontroversial Sepanjang Masa

Keberhasilan sebuah film sanggup ditentukan oleh banyak sekali faktor Demi Menaikkan Reputasi Ternyata Film Juga Butuh Kontroversi

Sumber : IndieWire

Film yang tayang di tahun 2004 menerima sambutan yang kurang nyaman ditelinga, terutama bagi sang sutradara Mel Gibson. Lantaran fimnya tersebut tidak sanggup lepas dari sisi kontroversi yang mulai dari awal hingga akhir. Dalam film ini, banyak unsur atau adegan kekerasan yang dialami oleh Yesus. Mel Gibson pun menerima sederetan kritikan pedas.

Adegan yang terangkum dalam film tersebut dianggap terlalu brutal dan mengganggu, dan perlakukan penyiksaan tersebut dicela dan dianggap tidak pantas untuk dimasukkan ke layar lebar. Sampai-sampai muncul anggapan kepada Gibson kalau ia membawa pesan antisemitisme dalam filmnya. Dua tahun kemudian majalah Time memasukin film The Passion of the Christ sebagai film paling brutal sepanjang masa. Sedangkan Entertainment Weekly menobatkan sebagai film paling kontroversial sepanjang masa.

Mengubah Pemeran Utama Karena Terlibat Kasus Kekerasan Seksual

Keberhasilan sebuah film sanggup ditentukan oleh banyak sekali faktor Demi Menaikkan Reputasi Ternyata Film Juga Butuh Kontroversi

Sumber : StudentEdge

All The Money in The World harus menjalani syuting ulang secara total sebab sang pemeran utama, Kevin Spacey harus tersandung perkara kekerasan seksual. Bagi Ridley Scoot sang sutradara, tentu hal ini tak biasa dibiarkan saja dengan menelan cemoohan publik sebab tetap memainkan sang tersangka perkara kekerasan. Alhasil Scoot pun mengiyakan kala menjalani syuting ulang total film yang tayang di tahun 2017.

Akhirnya Spacey digantikan oleh Christopher Plummer, yang mendapatkan penghargaan Golden Globe dan Academy Awards. Meskipun dimainkan oleh Christpher Plummer sebagai pemeran utama, namun beredar kabar kalau Mark Wahlberg mendapatkan bayaran fantastis untuk melaksanakan syuting ulang, yaitu sebesar 1,5 juta dollar Amerika.

Sedangkan lawannya mainnya , Michelle Williams hanya mendapatkan honor harian sebesar 80 dollar Amerika. Alhasil kontroversi ini tercium publik dan memicu perdebatan.

Membuka Kasus Perkosaan Sang Sutradara Sekaligus Bintang Utama

Keberhasilan sebuah film sanggup ditentukan oleh banyak sekali faktor Demi Menaikkan Reputasi Ternyata Film Juga Butuh Kontroversi

Sumber : Indie Wire

Sutradara sekaligus bintang utama dari film Birth of a Nation yang tayang di tahun 2016 menerima pandangan kurang elok dari penikmat film. Film yang mengisahkan wacana perlakuan kekerasan dan perlakuanĀ tak adil dari pendeta yang berkembang menjadi pemberontak ini menerima respon negatif. Kemudian, Nate Parker selaku sutradara dan bintang utama juga dikorek kehidupan pribadinya yang di mana pernah terlibat perkara dugaan perkosaan pada tahun 1999 silam.

Muculnya kembali perkara yang telah usang tersebut sebab muncul nama Jean McGianni Celestin sebagai salah satu penulis film, yang mana juga dituduh memerkosan seorang gadis. Meskipun proses pengadilan tidak memutuskan Nate Parker bersalah. Di tahun 2012 gadis yang disangkan menjadi korban perkosaan oleh Nat Parker ditemukana bunuh diri di sebuah institusi kejiwaan.

Seekor Hewan Ketakutan Saat Proses Syuting, Membuat Film Dikecam

Keberhasilan sebuah film sanggup ditentukan oleh banyak sekali faktor Demi Menaikkan Reputasi Ternyata Film Juga Butuh Kontroversi

Sumber : Cooming Soon

Bagi sebagian penonton menyampaikan kekerabatan antara binatang dengan insan selalu berhasil mendapatkan daerah khusus bagi penonton di layar lebar. Dua film yang sukses menguras emosi penonton yaitu Hachiko dan Homeward Bound, karena pengorbanan sang binatang kepada majikan. Tetapi ada satu film menciptakan penonton tidak mencicipi haru melainkan kesal.

Film bertajuk Dog Purpose yang tayang di tahun kemudian tersebut dikecam sesudah muncul sebuah video yang menyampaikan kondisi menyedihkan sang binatang ketika menjalani proses syuting. Film yang disutradarai oleh Lasse Hallstorm ini dikecam sebab sang anjing yang terlihat ketakutan ketika diceburkan di sebuah sungai buatan yang mengalir deras.

Adegan tersebut memicu protes keras kelompok pecinta binatang kemudian berujung agresi boikot terhadap film keluaran Amblim Entertainment tersebut.

Mendapat Ancaman Apabila Ditayangkan

Keberhasilan sebuah film sanggup ditentukan oleh banyak sekali faktor Demi Menaikkan Reputasi Ternyata Film Juga Butuh Kontroversi

Sumber : Variety

Film kontroversial berjulukan The Interview di tahun 2014 tak jadi tayang sesudah menerima ancaman. Sutradara Seth Rogen mengisahkan wacana Dave Skylark yang diperankan James Franco dan Aaron Rapaport yang dimainkan Seth Rogen. Saat menginjak kaki di tanah Korea Utara pimpinan diktator Kim Jong Un yang dimainkan Randall Park.

Sebagaimana kita tahu bung, kalau sosok presiden Korea Utara tersebut memang kontroversial yang memancing konflik dengan banyak sekali negara tetangga. Akhirnya pihak Sony membatalkan perilisan global sebab tidak berani menayangkan film ini sesudah menerima bahaya dari pihak misterius.

Bahkan pihak misterius menyampaikan akan melaksanakan serangan terhadap bioskop yang nekat menayangkan The Interview.